Tradisi
Tidak luput dari tradisi yang ada
disebuah desa, Desa Adat Julah memiliki tradisi seperti “Mebat atau Ngebat”
yang dimana masyarakat menyiapkan beberapa makanan yang akan dipersembahkan
nantinya sebelum upacara keagaan berlangsung, biasanya satu hari sebelum
upacara. Tari-tarian yang masih sangat
kental dengan unsur spiritualnya kerap kali dipentaskan ketika suatu upacara
keagamaan berlangsung seperti tari Rejang Renteng, biasanya dipentaskan saat
memulai upacara dan ditarikan oleh wanita. Tari Baris Presi adalah tarian yang
ditarikan oleh 6 penari laki-laki dengan menggunakan atribut perisai atau
tameng yang melambangkan seorang prajurit yang mengawal raja. Tari Cekutil
adalah tarian yang ditarikan pleh 2 penari laki-laki yang menjadi simbol dari
patih dengan wiji yang memakai atribut dan membawa tamiang.
Melabuh gentuh
adalah salah satu ritual mecaru yang diadakan setiap 10 tahun sekali dengan beberapa hewan yang sudah ditentukan
contohnya Kerbau, sapi, anak babi(kucit), angsa dan ayam. Sebelum digunakan
sebagai caru atau sarana ritual hewan tersebut disucikan di Pura Pebejian,
dirias, kemudian diarak mengelilingi Pura Puseh sesuai dengan ritual yang
diadakan.
Tarian Baris Presi
Tarian Cekutil
Tradisi Ngusaba Desa
Melabuh Gentuh



Komentar
Posting Komentar